Mesin Waktu
Baru ini… ada saat-saat dimana aku
merasa kesepian, yaitu saat dimana kau meninggalkanku, menghindariku karena
kesalahan yang kau perbuat padaku.
Aku selalu memandangi jam,
menghitung setiap detik, menit, jamnya hanya untuk menantimu kembali kesini,
kesampingku untuk menemaniku disaat aku terluka walau kau tahu aku terluka
karena siapa? Tapi aku tak pernah memusingkan hal yang tidak terlalu penting
walau menyakitkan
kau tahu kawan? aku merasa
sendiri didalam ruangan yang sepi ini, aku merasa tak berguna lagi, ini semua
telah berakhir semua telah hancur. Apa yang kita bangun, cerita yang telah
kita buat bersama dengan mudahnya terpisah begitu saja. Hanya karena kau pergi
meninggalkanku sendiri disini seorang diri, kawan!
Ingin rasanya aku mempunyai mesin
waktu untuk memutar waktu, mengulangi lagi semua gak yang telah kita lakukan
bersama. Ingin rasanya aku bertemu denganmu kawan, sekali lagi saja hanya untuk
memperbaiki hubungan persahabatan kita yang hancur begitu saja. Apakah itu
bisa?
Waktu terasa begitu lambat,
kata-kata yang oernah kau ucapkan masih terngiang membayangi pikiranku. Hanya
karena satu kesalahan yang cukup satu kali penyesalan. Tapi sepertinya hatiku masih
terluka karena hal itu. Terkesan egois memang, tapi ingatlah dilain sisi aku
merindukanmu kawan. Segala tentangmu itu!
Jika aku bisa melompati waktu
sehingga aku bisa kembal bertemu denganmu, aku akan mengatakan “sekalipun
waktu yang lalu menghasilkan cerita yang sama aku sama sekali tidak
menyesal.” Asal kau selalu disampingku kawan untuk memberi semangat.
Sebelum kenangan kita hilang
selamanya dari pikiranku juga pikiranmu, tolong beri aku mesin waktu! Untuk
mengulangi semua ini.

cielah uda di post lagi
BalasHapus